Menu

Padmaksara/8 Dimensi Pembangunan

Padmaksara mengandung arti delapan langkah menuju pembangunan Kota Denpasar untuk lebih berkualitas yaitu:

I. Mewujudkan Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Menuju Kota Cerdas (Smart City)

1. Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

2. Melanjutkan Reformasi Birokrasi guna meningkatkan kepercayaan publik.

3. Peningkatan potensi sumber-sumber pendapatan daerah.

4. Mewujudkan Denpasar sebagai Kota Cerdas.

II. Mengembangkan dan Memperkuat Kelembagaan Pelatihan SDM dan Sistem Ekonomi Kerakyatan menuju Kota Kompeten

1. Meningkatkan kualitas produksi serta promosi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi.

2. Melanjutkan revitalisasi pasar tradisional.

3. Meningkatkan kualitas produksi pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan.

4. Memperbaiki iklim ketenagakerjaan, antara lain dengan sertifikasi ketenagakerjaan.

III. Mewujudkan Penegakan Supremasi Hukum (Law Enforcement) Dalam Tata Kelola Pemerintahan

1. Melaksanakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan (SPIP).

2. Melanjutkan kerjasama dengan BPKP dan KPK dalam pencegahan korupsi.

3. Harmonisasi peraturan perundang-undangan.

4. Mengembangkan kompetensi SDM pemerintahan.

IV. Menguatkan Jati Diri Masyarakat Denpasar Berdasarkan Kebudayaan Bali

1. Menguatkan lembaga-lembaga tradisional dalam rangka menjalin kerjasama dengan pemerintah.

2. Memberdayakan lembaga keamanan tradisional, seperti Pecalang dan Jaga Bhaya dalam rangka menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

3. Meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan budaya.

4. Menata ruang kota yang nyaman dan terkendali.

V. Mengupayakan Potensi Pemerintah Kota Denpasar Untuk Memberdayakan Masyarakat Berlandaskan Kearifan Lokal Menuju Heritage City

1. Merancang politik legislasi dan politik anggaran yang berpihak kepada kepentingan dan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

2. Mewujudkan masyarakat berdaulat pada bidang politik, berdikari pada bidang ekonomi, dan berkepribadian pada bidang kebudayaan melalui peningkatan kerjasama internasional, Organitation of World Heritage Cities (OWHC).

3. Meningkatkan perbaikan lingkungan dan infrastruktur kota.

VI. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Welfare Society) Menuju Kebahagiaan

1. Mewujudkan pelayanan prima berlandaskan Sewaka Dharma.

2. Meningkatkan aksesibilitas, kapasitas, dan kualitas pendidikan.

3. Meningkatkan aksesibilitas, kapasitas, dan kualitas kesehatan.

4. Meningkatkan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

5. Meningkatkan penanganan kemiskinan secara terpadu.

6. Mengembangkan pariwisata.

7. Meningkatkan daya saing industri, perdagangan, dan iklim investasi.

VII. Membangun Partisipasi Masyarakat Sebagai Agen Perubahan (Agent of Change) dengan Human Capital dan Social Capital

1. Membangun Sewaka Yasa Kerti (sistem analisis data dan informasi) untuk mewujudkan rasa aman, nyaman, tentram dan damai (Denpasar Sutrepti).

2. Memberdayakan Sabha Upadesa dalam pembangunan Kota Denpasar.

3. Pemberdayaan sinergitas komunitas untuk mempercepat program- program pembangunan.

VIII. Mengembangkan Ekonomi Kreatif

1. Mendorong tumbuhnya Sumber Daya Manusia kreatif melalui pendekatan kelembagaan pendidikan.

2. Membangun lembaga kreatif (creatif hub).

3. Membuka peluang usaha baru pada bidang ekonomi kreatif.

4. Membangun Yowana Mandala.